LUBUK LINGGAU, Seguntang.com – Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Al-Bahri, Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau, Sabtu malam (24/10/2026), untuk mengikuti istighozah dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026.
Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Catur Erwin Setiawan, diwakili Wakapolres Kompol M. Aidil Fitri, hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polri terhadap dunia pesantren sekaligus memperkuat sinergi dengan ulama dan masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” berlangsung khidmat dan tertib. Acara diawali setelah pelaksanaan salat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan istighozah serta doa bersama hingga malam hari.
Doa bersama ini menjadi momentum untuk memohon ampunan, keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bangsa Indonesia. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wujud kebersamaan dalam menjaga persatuan serta mempererat hubungan antara ulama, santri, aparat kepolisian, dan masyarakat.
Sejumlah tokoh agama dan masyarakat turut hadir dan memimpin rangkaian kegiatan, di antaranya KH. M. Said, Muslim, dan Masroil. Dalam penyampaiannya, para ulama menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga nilai-nilai moral, memperkuat persatuan, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa di tengah keberagaman.
Wakapolres Lubuk Linggau, Kompol M. Aidil Fitri, menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian dalam kegiatan keagamaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus membangun kedekatan dan kemitraan yang harmonis dengan masyarakat, khususnya kalangan pesantren dan ulama.
“Kepolisian dan para santri sejatinya memiliki semangat yang sama, yakni menjaga kedamaian, menjaga keutuhan bangsa, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Semoga melalui doa bersama ini, kita senantiasa diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalani pengabdian kepada Allah SWT, nusa, dan bangsa,” ujar Kompol M. Aidil Fitri.
Ribuan jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khusyuk. Mereka bersama-sama memanjatkan doa agar Indonesia senantiasa diberikan perlindungan, kedamaian, dan keberkahan.
Melalui kegiatan istighozah dan doa bersama ini, diharapkan hubungan antara kepolisian, ulama, lembaga keagamaan, dan masyarakat semakin erat. Sinergi tersebut menjadi salah satu modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat persatuan di Kota Lubuk Linggau.
(Redaksi)












