Nyaris Memakan Korban, Jembatan Gantung dan Jalan Desa Suro Rusak Parah Bak Desa Tertinggal

News104 Dilihat

MUSI RAWAS – Kondisi Jembatan Gantung di Dusun III, Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, menjadi sorotan masyarakat. Jembatan yang selama ini menjadi akses utama warga menuju area perkebunan tersebut dinilai sudah tidak layak digunakan karena mengalami kerusakan yang cukup parah.

Pantauan di lapangan menunjukkan lantai jembatan banyak yang rusak. Sebagian bahkan terpaksa diganti menggunakan papan kayu secara swadaya oleh masyarakat agar tetap bisa dilalui. Selain itu, besi penahan serta pagar pengaman di beberapa bagian juga hilang dan mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuat jembatan tampak miring dan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna.

Warga berharap Pemerintah Desa Suro maupun Pemerintah Kabupaten Musi Rawas segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa.

“Kami sangat khawatir, terutama terhadap anak-anak yang sering bermain di sekitar jembatan. Dengan kondisi seperti sekarang, bukan tidak mungkin sewaktu-waktu terjadi kecelakaan yang memakan korban,” ujar salah seorang warga.

Tak hanya jembatan gantung, masyarakat juga mengeluhkan kondisi Jalan Lingkar Desa Suro yang hingga kini masih rusak berat dan belum mendapat perhatian pemerintah. Keluhan tersebut disampaikan Us (36) saat ditemui awak media, Selasa (29/7/2026).

“Jalan lingkar desa sudah sangat hancur, tetapi sampai sekarang belum juga diperbaiki. Padahal akses jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat,” katanya.

Menurut Us, masih banyak persoalan infrastruktur yang harus menjadi perhatian pemerintah, baik pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Selain jembatan dan jalan, saluran drainase di sejumlah titik juga mengalami kerusakan sehingga dinilai menghambat pembangunan dan aktivitas masyarakat.

Ia juga menyoroti peran tujuh anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, termasuk salah seorang legislator yang berasal dari Desa Suro. Namun, hingga kini masyarakat mengaku belum melihat adanya langkah nyata dalam memperjuangkan perbaikan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak warga.

 

“Jangan sampai amanah yang diberikan masyarakat hanya menjadi slogan. Yang kami butuhkan adalah tindakan nyata, bukan sekadar janji. Apalagi beberapa tahun lagi akan kembali memasuki pesta demokrasi. Harapan kami sederhana, buktikan dengan kerja nyata, bukan janji yang terus menjadi janji,” tegasnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera turun langsung meninjau kondisi Jembatan Gantung Dusun III, Jalan Lingkar Desa Suro, serta infrastruktur lainnya agar aktivitas warga dapat berlangsung dengan aman dan nyaman, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.