Empat Lawang

Jalan Berlubang Diduga Picu Truk Terjun ke Jurang 80 Meter, Sopir Tewas

5
×

Jalan Berlubang Diduga Picu Truk Terjun ke Jurang 80 Meter, Sopir Tewas

Sebarkan artikel ini

EMPAT LAWANG — seguntang.com/

Jalan berlubang kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Tebing Tinggi–Pendopo, tepatnya di kawasan Jalan Poros Tikungan S, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Satu unit Light Truck Dyna bernomor polisi W 8682 US terperosok ke jurang sedalam sekitar 80 meter. Dalam kecelakaan tunggal tersebut, pengemudi truk, Budi Laksono (49), warga Ulak Mas Unit II, Kabupaten Lahat, meninggal dunia.

Sementara penumpang yang juga merupakan pengemudi, Toni Iskandar (30), warga Desa Purwaraja, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, mengalami luka ringan.

Peristiwa ini kembali mempertanyakan kondisi infrastruktur jalan di jalur lintas tersebut. Lubang di badan jalan yang berada di jalur menurun dan kawasan tikungan menjadi salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap kecelakaan.

Sebelum kejadian, Toni mengemudikan truk dari arah Kabupaten Lahat. Karena mengantuk, ia kemudian berhenti di kawasan Simpang Sekda Empat Lawang dan bergantian mengemudi dengan Budi Laksono.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Ulu Musi. Saat melintas di Jalan Poros Tikungan S, kendaraan melewati jalan menurun yang terdapat lubang.

Kasat Lantas Polres Empat Lawang AKP Wahyudin mengatakan, kondisi jalan tersebut diduga membuat kendaraan terangkat sebagian hingga pengemudi kehilangan kendali.

“Setelah bergantian mengemudi, perjalanan dilanjutkan menuju Ulu Musi. Saat melintasi Jalan Poros Tikungan S, kendaraan melewati jalan menurun yang terdapat lubang,” kata Wahyudin.

Kendaraan kemudian keluar jalur dan terjun bebas ke jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter.

“Akibat kejadian tersebut, pengemudi meninggal dunia, sedangkan penumpang mengalami luka ringan. Kendaraan mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke jurang kurang lebih 80 meter,” ujarnya.

Jalan Rusak Kembali Memakan Korban?

Kecelakaan ini menjadi alarm keras bagi pihak yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan jalan. Lubang di jalan, terlebih berada di kawasan turunan dan tikungan, bukan sekadar gangguan bagi pengguna jalan. Dalam kondisi tertentu, kerusakan tersebut dapat berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara.

Apalagi kecelakaan terjadi pada pagi hari ketika jarak pandang dan kondisi pengemudi dapat menjadi faktor tambahan yang memperbesar risiko.

Meski demikian, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kondisi jalan berlubang disebut sebagai salah satu faktor yang diduga berkontribusi, bukan sebagai kesimpulan akhir penyebab kecelakaan.

Petugas telah melakukan penanganan terhadap korban dan mengamankan Light Truck Dyna W 8682 US sebagai barang bukti.

Kini, selain menunggu hasil pemeriksaan kepolisian, kondisi Jalan Poros Tikungan S juga patut menjadi perhatian serius instansi terkait. Jangan sampai lubang yang dibiarkan berubah menjadi lubang kematian berikutnya.

Empat Lawang

Wakil Bupati Empat Lawang Buka Konferkab III PWI,…