LUBUK LINGGAU – Dua ruang kelas di SMK Pertanian Tugumulyo, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Kota Lubuk Linggau, terbakar pada Kamis (30/7/2026) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian materi ditaksir mencapai Rp100 juta.
Peristiwa kebakaran itu pertama kali dilaporkan warga kepada Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Lubuk Linggau Timur I sekitar pukul 19.00 WIB. Warga melihat kobaran api disertai kepulan asap tebal dari lingkungan sekolah yang berada di Jalan SPMA RT 001, Kelurahan Air Kuti.
Menerima laporan tersebut, personel Piket SPKT bersama Piket Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Lubuk Linggau Timur I langsung bergerak menuju lokasi. Penanganan dipimpin oleh Pejabat Sementara Kapolsek Lubuk Linggau Timur I, IPTU Jumar Bolivar, S.H., CMSP., CPHR.
Dalam perjalanan menuju lokasi, petugas segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Lubuk Linggau untuk mengirimkan bantuan pemadaman.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar ruang kelas X.1 dan X.2. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kebakaran bermula dari munculnya asap di bagian atap ruang kelas X.1. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke bangunan lainnya.
Hasil pemeriksaan sementara mengindikasikan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik di ruang kelas X.1 yang kemudian menjalar ke ruang kelas di sebelahnya.
Kepala SMK Pertanian Tugumulyo, Doni Pestalozy, telah diberikan arahan oleh pihak kepolisian agar segera membuat laporan resmi ke Polres Lubuk Linggau untuk keperluan administrasi, dokumentasi, maupun proses hukum jika diperlukan.
Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun, dua ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah beserta sejumlah fasilitas belajar mengajar seperti meja, kursi, dan perlengkapan lainnya. Total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Polsek Lubuk Linggau Timur I mengimbau masyarakat, khususnya pengelola sekolah dan instansi lainnya, agar rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik serta memastikan fasilitas keselamatan kebakaran berfungsi dengan baik guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
