LUBUKLINGGAU – Warga Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, digegerkan dengan ditemukannya seorang siswi SMP berinisial RAR (14) dalam keadaan meninggal dunia di kediamannya, Sabtu (30/5/2026) pagi.
Korban pertama kali ditemukan oleh bibinya sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, saksi yang baru selesai memasak bermaksud membangunkan korban di kamar. Namun, korban tidak berada di tempat sehingga dilakukan pencarian ke lantai dua rumah.
Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Rodiman, menjelaskan bahwa saat berada di tangga menuju lantai dua, saksi melihat tubuh korban tertutup gorden di depan salah satu kamar dan hanya bagian kakinya yang terlihat.
“Karena tidak memberikan respons saat dipanggil, saksi kemudian mendekat dan mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung,” ujar Rodiman.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara sebelum jenazah dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau untuk pemeriksaan medis.
Setelah proses visum selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang untuk dimakamkan.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Timur, Ipda Vherry Andora, mengatakan pihak keluarga menyebut korban memiliki riwayat penyakit infeksi saluran kemih (ISK) yang telah lama diderita dan belum menunjukkan tanda-tanda kesembuhan.
Menurutnya, dugaan sementara korban mengalami tekanan psikologis akibat penyakit yang dirasakan. Keterangan tersebut diperkuat oleh keluarga serta sejumlah teman korban yang mengetahui kondisi kesehatannya.
Selain itu, petugas juga menemukan unggahan status WhatsApp milik korban yang berisi keluhan mengenai penyakit yang dialaminya. Dalam unggahan tersebut, korban disebut mengungkapkan rasa lelah dan sudah tidak sanggup lagi menahan sakit yang dirasakan.
Polisi memastikan penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut.
Catatan Redaksi: Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis, depresi, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional melalui psikolog, psikiater, layanan kesehatan terdekat, atau hubungi orang yang dipercaya untuk mendapatkan dukungan.


