LUBUK LINGGAU – Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan AKBP Catur Erwin Setiawan memimpin langsung Analisis dan Evaluasi (Anev) pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas jajaran Polres Lubuk Linggau, Jumat (11/9).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rupatama Anindya Yodha tersebut menjadi momentum evaluasi terhadap kinerja Bhabinkamtibmas sekaligus merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan dan pembinaan masyarakat di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kelurahan dan desa.
Menurutnya, Bhabinkamtibmas tidak boleh hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan. Lebih dari itu, personel harus mampu menjadi mitra masyarakat dalam menjaga kamtibmas, membangun kesadaran hukum, sekaligus mendeteksi berbagai potensi gangguan sejak dini.
“Bhabinkamtibmas harus menjadi garda terdepan pencegahan. Jangan menunggu api menyala baru bertindak, tetapi harus sudah hadir menyadarkan warga sejak dini,” tegas Kapolres.
Salah satu perhatian utama dalam Anev tersebut adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), mengingat kondisi musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
Kapolres meminta seluruh Bhabinkamtibmas meningkatkan intensitas sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Imbauan tersebut diminta tidak hanya disampaikan secara formal, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke tingkat lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat maupun para pengelola lahan.
“Pastikan pesan bahaya Karhutla dan larangan pembakaran lahan tersampaikan hingga ke setiap rumah warga, tokoh masyarakat, dan pengelola lahan,” ujarnya.
Kapolres juga meminta Bhabinkamtibmas memperkuat koordinasi dengan perangkat wilayah dan seluruh elemen masyarakat. Jaringan informasi di tingkat bawah dinilai penting untuk menciptakan deteksi dini terhadap potensi kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya.
Setiap indikasi pembakaran lahan maupun potensi bahaya, kata Kapolres, harus segera diketahui, dilaporkan, dan ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Selain membahas Karhutla, Anev juga mengevaluasi berbagai kendala yang dihadapi Bhabinkamtibmas di lapangan. Evaluasi tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan tugas pengamanan, pembinaan, dan pelayanan masyarakat menjadi lebih efektif serta tepat sasaran.
Kapolres menegaskan Polres Lubuk Linggau akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas.
Seluruh personel juga diminta menjaga integritas, kedisiplinan, kepekaan, serta semangat pengabdian agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan penguatan peran Bhabinkamtibmas, Polres Lubuk Linggau menargetkan terciptanya situasi kamtibmas yang semakin aman dan kondusif, sekaligus mendorong wilayah Lubuk Linggau tetap asri dan bebas dari ancaman asap akibat Karhutla.











