Seguntang.com-Dalam pidatonya di hadapan para pemimpin bisnis Amerika Serikat dan Indonesia, Presiden menekankan agar generasi muda tidak melupakan peran historis Amerika Serikat dalam perjalanan awal kemerdekaan Indonesia.
Menurut Presiden, dukungan diplomatik Amerika Serikat pada masa revolusi kemerdekaan menjadi salah satu faktor penting dalam menguatkan posisi Indonesia di mata dunia internasional. Selain itu, ia juga menyinggung bantuan kemanusiaan melalui program pangan PL480 pada era 1960-an, yang membantu Indonesia menghadapi tantangan krisis pangan di tengah gejolak ekonomi dan politik saat itu.
“Saya selalu menyampaikan kepada generasi muda Indonesia untuk tidak melupakan peran yang dimainkan oleh Amerika Serikat dalam kelahiran bangsa kita, baik secara politik maupun ekonomi,” ujar Presiden.
Presiden menegaskan bahwa pengingat sejarah ini bukan sekadar nostalgia, melainkan fondasi untuk membangun hubungan bilateral yang lebih kuat dan saling menguntungkan di masa depan. Indonesia, kata beliau, ingin terus memperkuat kerja sama ekonomi, investasi, dan kemitraan strategis dengan Amerika Serikat dalam semangat win-win solution.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan arah diplomasi Indonesia yang menghormati sejarah, menjaga persahabatan lama, dan tetap adaptif menghadapi dinamika global modern.
Bagaimana menurut Anda?
Sumber : update Nusantara


