Uncategorized

Cegah DBD, Sidokkes Polres Lubuk Linggau Bersama Dinkes Lakukan Fogging di Rumah Dinas dan Asrama

9
×

Cegah DBD, Sidokkes Polres Lubuk Linggau Bersama Dinkes Lakukan Fogging di Rumah Dinas dan Asrama

Sebarkan artikel ini

LUBUK LINGGAU — Seguntang.com

Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Sidokkes Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan bersama Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau melaksanakan penyemprotan atau fogging di lingkungan rumah dinas dan asrama Polres Lubuk Linggau, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut dibenarkan Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan melalui Kasidokkes Ipda John Susanto.

Fogging dilakukan sebagai salah satu langkah pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi vektor utama penularan virus dengue penyebab DBD.

Sasar Rumah Dinas dan Asrama Personel

Ipda John Susanto menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan membantu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat tinggal personel Polri beserta keluarga mereka.

Menurutnya, upaya pencegahan penyakit DBD membutuhkan perhatian bersama, terutama dengan memastikan lingkungan permukiman tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Kami ingin memastikan lingkungan tempat tinggal personel tetap aman dari ancaman nyamuk pembawa DBD. Fogging dilakukan bersama tim P2M Dinkes Kota Lubuk Linggau agar penanganan tepat sasaran dan sesuai prosedur kesehatan,” ujar Ipda John Susanto.

Pelaksanaan fogging melibatkan tim Bidang P2M Dinkes Kota Lubuk Linggau untuk memastikan proses penyemprotan dan sasaran kegiatan sesuai dengan prosedur pengendalian vektor.

Fogging Saja Tidak Cukup

Selain penyemprotan, upaya pencegahan DBD juga perlu dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Masyarakat dan keluarga personel diimbau menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.

Langkah tambahan juga diperlukan, seperti membersihkan halaman, memeriksa saluran air, menghilangkan genangan, dan menggunakan perlindungan dari gigitan nyamuk.

“Fogging adalah bagian dari upaya darurat pengendalian nyamuk. Yang paling penting adalah membersihkan tempat berkembang biak di sekitar rumah, asrama, halaman, saluran air, dan barang-barang yang dapat menampung air,” ungkap perwakilan Bidang P2M Dinkes Kota Lubuk Linggau.

Fogging terutama ditujukan untuk membasmi nyamuk dewasa. Karena itu, pemberantasan jentik secara rutin tetap menjadi langkah penting untuk memutus siklus perkembangbiakan nyamuk.

Kesehatan Personel Jadi Perhatian

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan melalui Kasidokkes Ipda John Susanto menegaskan, kesehatan personel dan keluarga besar Polres menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Lingkungan yang sehat diharapkan dapat menunjang kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya menjaga keamanan kamtibmas, tetapi juga peduli terhadap kesehatan personel dan keluarga. Melalui sinergi dengan Dinkes Kota Lubuk Linggau, kami terus melakukan upaya pencegahan agar DBD tidak berkembang di lingkungan rumah dinas dan asrama Polres Lubuk Linggau,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Lubuk Linggau berharap kesadaran terhadap pencegahan DBD semakin meningkat, baik di lingkungan internal kepolisian maupun di tengah masyarakat.

Upaya menjaga kebersihan lingkungan, memberantas sarang nyamuk, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala DBD perlu dilakukan secara berkelanjutan agar risiko penularan dapat ditekan.