Banjir di Muratara Rendam 2.867 Rumah, Dua Jembatan Gantung Putus

News6 Dilihat

MURATARA – Banjir yang melanda Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, merendam sebanyak 2.867 rumah warga akibat meluapnya Sungai Rupit. Selain merendam permukiman, bencana tersebut juga menyebabkan dua jembatan gantung putus diterjang arus deras.

Banjir terjadi di wilayah Kecamatan Rupit dan Kecamatan Karang Jaya pada Kamis (7/5/2026). Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Muratara dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit Sungai Rupit meningkat hingga meluap ke permukiman warga.

Air mulai masuk ke rumah-rumah warga sejak dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Ketinggian air dilaporkan berkisar antara 50 sentimeter hingga 1 meter.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, H Mugono, mengatakan berdasarkan data sementara, ribuan rumah warga terdampak banjir.

“Data sementara ada 2.867 rumah warga terdampak atau sebanyak 2.867 kepala keluarga,” katanya, Kamis (7/5/2026).

Selain merendam rumah warga, derasnya arus banjir juga mengakibatkan dua jembatan gantung putus.

“Ada dua jembatan gantung putus akibat derasnya arus. Untuk total kerugian masih dalam proses pendataan,” ungkapnya.

Saat ini pihak BPBD bersama pemerintah setempat masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan dampak banjir di sejumlah wilayah terdampak. Warga juga diminta tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.