LUBUK LINGGAU –
Tidak ada ketegangan, yang tampak justru gurat keharuan saat jajaran Polres Lubuk Linggau menunjukkan sisi kemanusiaannya.
Melalui Kanit 2 SPKT Ipda Jumino, yang didampingi langsung oleh Kasat Tahti Iptu Slamet Abadi, Polres Lubuk Linggau menyalurkan bantuan berupa bingkisan kepada keluarga para tahanan. Program ini menjadi bukti bahwa meski proses hukum tetap berjalan, nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial tidak boleh terputus.
– Menembus Sekat Dingin Penjara –
Bagi seorang tahanan, beban terberat bukanlah jeruji besi, melainkan rasa bersalah terhadap keluarga yang ditinggalkan di rumah. Menyadari hal tersebut, Ipda Jumino dan Iptu Slamet Abadi hadir membawa pesan sejuk. Bingkisan yang diberikan mungkin sederhana, namun maknanya mendalam: sebuah bentuk dukungan moril bagi keluarga yang sedang berjuang di luar.
“Kami ingin menyampaikan bahwa meski sanak saudara mereka sedang menjalani proses hukum, kami tetap peduli terhadap kondisi keluarga yang ditinggalkan. Ini adalah bentuk empati Polri kepada masyarakat,” ujar Ipda Jumino di sela-sela kegiatan.
– Harapan untuk Menjadi Lebih Baik –
Kegiatan ini disambut isak dengan hati gembira dari perwakilan keluarga yang hadir. Langkah yang diambil Sat Tahti Polres Lubuk Linggau ini diharapkan dapat menjadi stimulan positif bagi para tahanan agar lebih bersemangat untuk memperbaiki diri setelah masa hukuman usai.
Bukan sekadar bantuan materi, kehadiran para perwira ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam tegas kepolisian, terdapat hati yang mengayomi. Polisi tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk merangkul dan memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang terjatuh.

