Prabowo Ingin Ganti Atap Seng Jadi Genteng, Dorong Hunian Lebih Layak dan Sejuk

Nasional98 Dilihat

Jakarta — Presiden terpilih Prabowo Subianto menyampaikan gagasan untuk mendorong penggantian atap rumah berbahan seng menjadi genteng di berbagai wilayah Indonesia. Kebijakan ini dinilai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian rakyat sekaligus menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman.

Menurut Prabowo, penggunaan atap seng masih banyak ditemukan, khususnya di kawasan padat penduduk dan daerah berpenghasilan rendah. Atap seng dinilai kurang ideal karena menyerap panas berlebih, menimbulkan kebisingan saat hujan, serta berdampak pada kenyamanan dan kesehatan penghuni rumah.

“Rumah rakyat harus layak, sejuk, dan manusiawi. Atap seng membuat rumah sangat panas. Kita ingin kualitas hidup rakyat ditingkatkan,” ujar Prabowo dalam salah satu kesempatan.

Rencana penggantian atap seng ke genteng ini juga diharapkan mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama industri genteng rakyat, UMKM bahan bangunan, serta penyerapan tenaga kerja di daerah.

Program tersebut diproyeksikan akan disinergikan dengan program perumahan rakyat, bantuan sosial berbasis perbaikan rumah (bedah rumah), serta pembangunan kawasan permukiman. Pemerintah disebut tengah mengkaji skema bantuan agar tidak membebani masyarakat kecil.

Sejumlah pengamat menilai kebijakan ini tepat sasaran, mengingat Indonesia beriklim tropis dengan intensitas panas tinggi. Penggunaan genteng dinilai lebih ramah lingkungan, tahan lama, dan mampu menjaga suhu rumah tetap stabil.

Meski demikian, publik berharap rencana ini tidak berhenti sebagai wacana, melainkan diikuti dengan kebijakan teknis yang jelas, termasuk anggaran, kriteria penerima, serta pengawasan agar program benar-benar tepat guna dan tepat sasaran.

Dengan gagasan ini, Prabowo menegaskan komitmennya untuk membangun Indonesia dari hal paling dasar: rumah yang layak bagi rakyat.